Dipimpin oleh Bapak Ajid Mustopa, M.Pd., apel pagi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-lebaran, tetapi juga penguatan komitmen untuk mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Dalam amanatnya, Bapak Ajid mengajak seluruh GTK untuk bersinergi dan berkontribusi aktif dalam setiap kebijakan daerah, salah satunya adalah Program Ngosrek.
Ngosrek adalah inisiatif unggulan Purwakarta dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tak hanya sekadar membersihkan, program ini juga menanamkan kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan yang sehat dan asri.
Usai apel, seluruh GTK langsung turun tangan melaksanakan Ngosrek di lingkungan sekolah. Dengan semangat gotong royong, mereka membersihkan setiap sudut sekolah—mulai dari ruang kelas, halaman, hingga taman. Kegiatan ini tidak hanya memastikan lingkungan sekolah siap menyambut siswa keesokan harinya, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, proses pembelajaran akan lebih optimal,” ujar salah seorang guru yang turut serta dalam kegiatan.
Hari pertama pasca-liburan ini menjadi bukti bahwa GTK SMPN 2 Pasawahan tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara mental untuk memulai kegiatan pembelajaran dengan energi baru. Dengan semangat kolaborasi dan dukungan terhadap program pemerintah, mereka berkomitmen menciptakan sekolah yang bersih, hijau, dan inspiratif bagi seluruh warga sekolah.
Selamat datang, siswa-siswi SMPN 2 Pasawahan! Besok, sekolah telah siap menyambutmu dengan lingkungan yang segar dan semangat baru!

SMPN 2 Pasawahan Purwakarta menerima kunjungan Bupati Saepul Bahri Binzein pada 10 Maret 2025, terkait pemanfaatan sungai irigasi untuk pembelajaran aquatik. Bupati disambut oleh Kadisdik Purwakarta, Dr. H. Purwanto, dan Kepala SMPN 2, Ajid Mustopa. Ia mengapresiasi inovasi sekolah dan berjanji memfasilitasi kegiatan olahraga aquatik dengan syarat menjaga kebersihan sungai.
Bupati dan siswa melakukan kerja bakti membersihkan sungai, berharap sungai dapat dijadikan destinasi wisata dan mendukung pembelajaran aquatik. Kadisdik meminta agar sungai dijadikan binaan sekolah untuk menjaga kebersihan. Ajid Mustopa bangga dengan perhatian pemimpin terhadap inisiatif sekolah dan berharap kunjungan ini dapat menggerakkan semua pihak untuk menjaga sungai sebagai sarana pembelajaran.
]]>
agi ini, SMPN 2 Pasawahan melaksanakan kegiatan pembiasaan pembacaan Asmaul Husna dihadiri oleh Dr. Purwanto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini penting bagi siswa untuk memulai hari dengan semangat dan ketenangan spiritual. Dr. Purwanto menekankan makna mendalam Asmaul Husna sebagai pedoman hidup yang harus diaplikasikan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ia mengapresiasi SMPN 2 Pasawahan dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia. Kepala Sekolah, Bapak Ajid Mustopa, juga mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut. Kegiatan ditutup dengan pembacaan Asmaul Husna yang menciptakan suasana khusyuk dan penuh berkah. Diharapkan kegiatan ini menanamkan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan bagi siswa.
]]>
Dalam rangka P5, siswa SMPN 2 Pasawahan telah melalui proses pembuatan eco-enzim selama 3 Bulan. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan siswa tentang proses fermentasi, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui pembuatan eco-enzim, siswa belajar mengubah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat.
]]>
Beas Kaheman: Budaya Berbagi yang Memupuk Kepedulian
Purwakarta, 12 September 2024 – Beas Kaheman, sebuah program unik yang digagas oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, terus menjadi sorotan. Program ini mengajak siswa-siswa untuk menyisihkan sebagian beras mereka setiap minggu dan kemudian disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.
“Beas Kaheman bukan hanya sekadar program pengumpulan beras,” ujar Ajid Mustopa ( Kepala Sekolah SMPN 2 Pasawahan), “Ini adalah upaya untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian dan berbagi sejak dini pada anak-anak kita.”
Melalui program ini, diharapkan siswa dapat memahami pentingnya berbagi dan merasakan kepuasan membantu sesama. Selain itu, Beas Kaheman juga menjadi wadah bagi siswa untuk belajar tentang sosial kemasyarakatan.
]]>
Pembiasaan pembacaan Asmaul husna di pagi hari sebelum belajar
]]>
Sambut Siswa Oleh guru dan Teman pada hari kamis 5 September 2024
]]>
Penampilan Kelas 8H pada kegiatan Panggung Kreasi
]]>